Ada Trade Expo Indonesia 2017, Pemerintah Targetkan Kenaikan Ekspor - Kompas.com

Ada Trade Expo Indonesia 2017, Pemerintah Targetkan Kenaikan Ekspor

Pramdia Arhando Julianto
Kompas.com - 18/05/2017, 15:30 WIB
KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTO Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita saat Grand Launching TEI 2017 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (18/5/2017).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pameran dagang terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 siap digelar yang ke 32 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten pada 11 hingga 15 Oktober 2017.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, salah satu fokus pemerintah saat ini adalah menjaga neraca perdagangan dengan meningkatkan ekspor produk-produk potensial dalam negeri.

"Bapak Presiden dalam salah satu perintahnya kepada saya adalah untuk menjaga neraca perdagangan dan itu harus meningkatkan ekspor," ujar Mendag saat Grand Launching TEI 2017 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (18/5/2017).

Menurutnya, dalam meningkatkan ekspor produk-produk potensial sangat tidak mungkin jika tidak menggelar promosi yang menarik dalam mendatangkan buyer internasional.

"Bagaimana untuk meningkatkan ekspor kalau tidak melalsanakan promosi, bagaimana kita bisa membuka pasar-pasar ekspor baru kalau tidak melaksanakan promosi," papar Enggartiasto.

Mendag berharap, nantinya pameran TEI bisa terselenggara dengan baik guna mendukung peningkatan ekspor yang sedang digenjot pemerintah.

"Di lokasi penyelenggaraan baru, kami berharap TEI akan terlaksana lebih baik lewat penataan tampilan dan layout zonasi produk yang lebih baik dan lebih menarik sesuai standar internasional. Begitu juga dengan kenyamanan bertransaksi dan bernegosiasi bisnis,” kata Mendag.

Sekadar informasi, TEI 2017 akan menampilkan lebih dari 300 produk dan jasa Indonesia yang akan dipamerkan dibagi dalam 7 zona produk potensial dan unggulan nasional.

Zona-zona tersebut adalah Furniture and Furnishing, Fashion, Craft and Creative Products, Premium Products, Strategic Industries, Manufacturing Products and Services, Food and Beverages, dan Province Premium Products.

"Setiap hall pameran akan dilengkapi dengan buyer service area untuk melayani buyer selama berada di lokasi pameran," pungkas Mendag.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, pada gelaran TEI 2016 tahun lalu membukukan nilai transaksi sebesar 1,02 miliar dollar AS dengan total jumlah pengunjung 15.567 orang dari 125 negara. Adapun negara dengan nilai transaksi terbesar antara lain India, Malaysia, Swiss, Mesir, dan Perancis.

(Baca: Misi Pembelian Hari Pertama Trade Expo Indonesia Hasilkan Rp 2,4 Triliun)

Kompas TV  Kayu Jadi Primadona Industri Mebel

 

PenulisPramdia Arhando Julianto
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X