4 Tipe Kepribadian Berdasarkan Cara Menghabiskan Uang - Kompas.com

4 Tipe Kepribadian Berdasarkan Cara Menghabiskan Uang

Kompas.com - 20/05/2017, 07:00 WIB
Thinkstock ilustrasi uang dalam amplop.

JAKARTA, KOMPAS.com  - Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Kepribadian ini umumnya bisa dilihat dari tingkah lakunya sehari-hari, atau juga dari hal yang dia sukai dan tidak sukai.

Menebak kepribadian orang, ternyata juga bisa dilihat dari caranya menghabiskan uang. Mungkin Anda pernah melihat teman yang haya hidupnya sudah menjadi sosialita. Segala hal yang ia inginkan bisa didapatkan dengan cukup mudah. Anda bisa menyimpulkan jika teman tersebut memiliki kepribadian yang mewah dan cenderung boros.

Setiap orang memang berhak untuk mengatur keuanganya sendiri. ada banyak faktor yang mempengaruhi cara mengatur keuangan tersebut, seperti faktor budaya, didikan keluarga, hingga faktor agama.

Qwita Ariani dalam bukunya yang berjudul “Your Money Youre Attitude”, memaparkan 4 tipe orang dalam pengaturan keuangan.

Apa saja 4 tipe orang dalam mengatur keuangan tersebut? berikut ulasannya:

1. Tipe Spender

Tipe yang pertama adalah spender. Tipe ini rupanya mudah ditemui di kota-kota besar seperti Jakarta. Orang yang merupakan bagian dari tipe spender ini memiliki ciri-ciri adalah selalu kehabisan uang gaji saat mulai menginjak tanggal 10 dan seterusnya di setiap bulanya.

Istilah gaji 10 koma sering disematkan pada orang tipe spender. Rupanya, tipe spender selalu kehabisan uang di awal bulan karena mereka sering berbelanja apa saja, walaupun tidak terlalu diperlukan. Prinsip hidup mereka adalah hidup hanya satu kali.

2. Tipe Saver

Tipe yang kedua adalah saver, sebaliknya dari prinsip hidup tipe spender, orang tipe saver malah berprinsip bahwa hidup itu bukan hanya untuk hari ini saja, masih ada hari selanjutnya, bulan dan tahun berikutnya. Kebutuhan kita juga semakin meningkat setiap tahun.

Orang dengan tipe saver memahami betul bahwa kita harus menyimpan uang dari pada menghamburkanya begitu saja. Tipe saver juga adalah orang yang perhitungan. Mereka akan membuat rencana pengeluaran agar keuangan lebih teratur.

3. Tipe Avoider

Tipe avoider, sesuai dengan kata yang terdapat dalam tipe tersebut, yaitu avoid yang berarti tidak peduli. Orang dengan tipe avoider memiliki sifat tidak peduli pada keuangan. Orang tipe ini juga cenderung tidak mau mengurusi hal yang berkaitan dengan uang.

Jika dia seorang istri, maka sepenuhnya dia akan menyerahkan soal perhitungan uang dan mengatur keuangan kepada suaminya.

Saat berbelanja juga, tipe avoid ini cenderung menyesuaikan dengan keadaan. Membeli barang kebutuhan seperlunya dan tidak memaksakan untuk membeli dan memiliki suatu barang.

4. Tipe Monk

Tipe yang terakhir adalah tipe monk. Tipe ini umumnya berpandangan bahwa uang adalah sesuatu yang bersifat duniawi. Mereka sangat sensitif terhadap keberadaan uang dan mereka memiliki prinsip bekerja bukan untuk uang.

Menurut mereka, uang itu adalah sumber kejahatan di muka bumi ini. Tipe monk sepertinya tidak mendewakan uang, mereka hidup apa adanya dan tidak terlalu memusingkan soal uang.

Tipe Saver adalah yang Terbaik

Dari keempat tipe orang di atas, maka tipe saver adalah yang terbaik. Orang dengan tipe ini sadar betul bahwa kehidupan ini membutuhkan uang.

Ada banyak kebutuhan yang bisa dipenuhi dengan adanya uang. Namun, bagusnya, mereka tidak mendewakan uang dan juga tidak terlalu acuh terhadap uang. Sebaiknya kita paham betul cara mengelola keuangan, salah satunya dengan rajin menabung seperti tipe saver ini.

EditorAprillia Ika
SumberCermati.com,
Komentar
Close Ads X