Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bakrieland Berharap Pencabutan Kasasi Selesai Pekan Ini

Kompas.com - 12/12/2013, 09:59 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com -
Manajemen PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) masih menunggu proses pencabutan kasasi penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) oleh pemegang obligasi.

"Diharapkan (pencabutan kasasi) selesai minggu ini, jadi proses restrukturisasi bisa dilakukan," ujar Marc Dressler, Direktur ELTY, Rabu (11/12/2013).

Pasalnya, lanjut dia, berdasarkan kesepakatan, restrukturisasi akan berjalan ketika tidak ada upaya hukum yang dilancarkan kedua belah pihak.

Pemegang obligasi (bond holder) telah sepakat tidak meneruskan upaya hukum kasasi atas putusan PKPU di Mahkamah Agung (MA).

ELTY dan pemegang obligasi berupaya menyepakati kondisi standstill atau menghentikan sengketa untuk sementara mulai 19 Desember 2013. Termasuk kesepakatan tidak mengeluarkan pernyataan publik apapun tentang obligasi ini.

Jika restrukturisasi tidak tercapai, maka kedua belah pihak dapat mencari opsi lain. Marc berharap, pencabutan kasasi akan selesai sebelum 19 Desember 2013. Jika meleset, maka kemungkinan akan ada kesepakatan lain dari kedua belah pihak.

Sebelumnya, Pengadilan pada tanggal 23 September 2013 menolak penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) Bakrieland oleh Bank of New York. Bank of New York merupakan trustee pemegang obligasi.

PKPU diajukan lantaran ELTY gagal melaksanakan percepatan penyelesaian (put option) yang menjadi kewenangan bond holder.

Pada 23 Maret 2010, ELTY melalui BLD Investment Pte. Ltd menerbitkan equity-linked bonds (ELB) sebesar 155 juta dollar AS.

Obligasi terkait saham ini sebenarnya jatuh tempo tanggal 23 Maret 2015. Namun, pemegang obligasi melaksanakan put option untuk menebus obligasi yang dimiliki. Mereka melaksanakan put option tiga tahun setelah penerbitan, yakni pada 20 Maret 2013.

Total dana yang diajukan untuk put option ini sebesar 151 juta dollar AS atau 97,4 persen dari jumlah obligasi yang diterbitkan. Namun, pihak ELTY tak bisa memenuhi permintaan itu. Akhirnya, para bond holder memberikan notifikasi default pada Agustus 2013 lalu.

Namun, pada perjalanannya, Pengadilan menolak gugatan PKPU Bank of New York. Tak terima atas putusan Pengadilan, Bank yang berbasis di Amerika Serikat itu kemudian mengajukan kasasi.

Mahkamah Agung (MA) sudah membentuk Majelis Kasasi yang diketuai Soltoni Mohdally. Anggotanya terdiri dari Abdurrahman dan Valerine JL Kirekhoff. (Amailia Putri Hasniawati)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

SMGR Kantongi Laba Bersih Rp 471,8 Miliar pada Kuartal I-2024 di Tengah Kontraksi Permintaan Semen Domestik

SMGR Kantongi Laba Bersih Rp 471,8 Miliar pada Kuartal I-2024 di Tengah Kontraksi Permintaan Semen Domestik

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di Bank Mandiri hingga BRI

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di Bank Mandiri hingga BRI

Whats New
Kasbon Digital Dinilai Bisa Jadi Solusi agar Karyawan Terhindar dari Pinjol

Kasbon Digital Dinilai Bisa Jadi Solusi agar Karyawan Terhindar dari Pinjol

Whats New
Pendapatan Usaha Garuda Indonesia Tumbuh 18 Persen di Kuartal I-2024

Pendapatan Usaha Garuda Indonesia Tumbuh 18 Persen di Kuartal I-2024

Whats New
Kuartal I-2024, Emiten Sawit Sumber Tani Agung Resources Cetak Pertumbuhan Laba Bersih 43,8 Persen

Kuartal I-2024, Emiten Sawit Sumber Tani Agung Resources Cetak Pertumbuhan Laba Bersih 43,8 Persen

Whats New
Pendaftaran CASN 2024, Instansi Diminta Segera Isi Rincian Formasi ASN

Pendaftaran CASN 2024, Instansi Diminta Segera Isi Rincian Formasi ASN

Whats New
Masuk Musim Panen, Bulog Serap 30.000 Ton Gabah Per Hari

Masuk Musim Panen, Bulog Serap 30.000 Ton Gabah Per Hari

Whats New
Pekerja Mau Sejahtera dan Naik Gaji, Tingkatkan Dulu Kompetensi...

Pekerja Mau Sejahtera dan Naik Gaji, Tingkatkan Dulu Kompetensi...

Whats New
Hindari Denda, Importir Harus Lapor Impor Barang Kiriman Hasil Perdagangan dengan Benar

Hindari Denda, Importir Harus Lapor Impor Barang Kiriman Hasil Perdagangan dengan Benar

Whats New
Pendaftaran Seleksi CASN Dibuka Mei 2024, Menpan-RB Minta Kementerian dan Pemda Percepat Input Formasi Kebutuhan ASN

Pendaftaran Seleksi CASN Dibuka Mei 2024, Menpan-RB Minta Kementerian dan Pemda Percepat Input Formasi Kebutuhan ASN

Whats New
IHSG Turun 0,84 Persen di Awal Sesi, Rupiah Bangkit

IHSG Turun 0,84 Persen di Awal Sesi, Rupiah Bangkit

Whats New
Harga Emas Terbaru 2 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 2 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru Pada Kamis 2 Mei 2024

Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru Pada Kamis 2 Mei 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Kamis 2 Mei 2024, Harga Jagung Tk Peternak Naik

Harga Bahan Pokok Kamis 2 Mei 2024, Harga Jagung Tk Peternak Naik

Whats New
CIMB Niaga Cetak Laba Sebelum Pajak Rp 2,2 Triliun pada Kuartal I-2024

CIMB Niaga Cetak Laba Sebelum Pajak Rp 2,2 Triliun pada Kuartal I-2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com