Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bedakan "Money Changer" Berizin dan Tak Berizin, Bagaimana Caranya?

Kompas.com - 17/04/2017, 19:00 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) telah melakukan penertiban terhadap money changer atau kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank (KUPVA BB). Pasalnya, money changer atau KUPVA BB ilegal ini kerap menjadi sarana tindak pidana pencucian uang maupun pendanaan terorisme.

Namun demikian, bagi masyarakat, sering kali susah membedakan money changer atau KUPVA BB yang berizin dan tidak berizin.

Selain itu, masyarakat pun tidak terlalu mengetahui perbedaan mendasar transaksi valas pada keduanya.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eny V Panggabean menjelaskan, konsumen pada umumnya tidak peduli dengan KUPVA BB yang berizin dan tidak berizin. Yang penting bagi mereka adalah nilai tukat alias rate yang murah.

"Sebagai konsumen biasanya tidak peduli antara yang berizin dan tidak berizin, yang penting murah," kata Eny di Jakarta, Senin (17/4/2017).

Eny mengungkapkan, money changer atau KUPVA BB tidak berizin biasanya menawarkan rate yang sangat murah. Kalau sudah begini, maka harga pasaran menjadi rusak.

Akibatnya, money changer atau KUPVA BB berizin merasa persaingan menjadi tidak adil dengan KUPVA BB tidak berizin.

Pasalnya, KUPVA BB yang tidak berizin tidak melaporkan kegiatan usahanya kepada BI. Oleh karena itu, Eny meminta masyarakat jeli dan hanya melakukan kegiatan jual beli valas pada KUPVA BB berizin.

Untuk mengetahuinya, masyarakat bisa mengakses situs resmi BI untuk melihat daftar KUPVA BB berizin. Saat ini, BI mencatat ada 1.069 KUPVA BB yang terdaftar dan mengantongi izin dari BI.KUPVA BB berizin dilengkapi dengan nomor registrasi khusus.

Kompas TV Jasa Tukar Uang "Inang-Inang Tukar Uang" Mulai Ramai
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com