PGN Salurkan Gas ke Rumah Tangga di Sorong Papua - Kompas.com

PGN Salurkan Gas ke Rumah Tangga di Sorong Papua

Kompas.com - 29/02/2016, 20:21 WIB
Desy Selviany Jaringan pipa gas yang sudah terpasang di Rusun Marunda Cluster A, Jakarta Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas NegaraTbk (PGN) memperluas penyaluran gas ke berbagai daerah, yang salah satunya adalah di wilayah Sorong, Papua.

Sebanyak 3.898 rumah warga Sorong, Papua yang tersebar di lima kelurahan kini dapat memasak menggunakan gas bumi dari PGN.

"Mulai hari ini kami menyalurkan gas bumi rumah masyarakat di Sorong. Secara bertahap sebanyak 3.898 rumah akan mendapatkan pasokan gas bumi dari PGN," kata Business Unit Head Gas Products PGN, Wahyudi Anas, dalam keterangan resminya, Senin (29/2/2016).

Wahyudi mengatakan, penyaluran gas rumah tangga di Sorong ini merupakan penugasan dari pemerintah.

"Infrastrukturnya dibangun oleh Kementerian ESDM, lalu PGN mendapatkan kepercayaan mengelola dan mengoperasikan serta menyalurkan gasnya ke rumah warga," kata Wahyudi.

Untuk mendukung penyaluran gas tersebut, PGN mendapatkan dari PT Petrogas (Basin) Ltd dengan volume sebanyak 0,2 juta kaki kubik per hari (MMscfd).

Adapun konsumsi gas rumah tangga di Sorong diperkirakan sekitar 10-15 meter kubik per bulan.

"Jadi rata-rata pelanggan hanya bayar Rp 40.000 per bulan, selain praktis, 24 jam penuh gas mengalir tanpa takut kehabisan gas, aman, dan tidak kalah penting hemat pengeluaran ibu-ibu rumah tangga," ungkapnya.

Selain di Sorong, Papua, PGN juga mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk pengelola dan mengoperasikan jaringan gas rumah tangga di 10 daerah lainnya dengan total 43.337 rumah.

Daerah yang dipasok gas bumi dari PGN tersebut yakni, rumah susun di Jabodetabek sebanyak 5.234 unit, Kabupaten Bogor sebanyak 4.000 rumah, Kota Cirebon sebanyak 4.000 rumah, Kota Palembang 3.311 rumah, Kota Surabaya 2.900 rumah, Kota Depok 4.000 rumah, Kota Tarakan 3.366 rumah, Kota Bekasi 4.628 rumah, Semarang 4.000 rumah, Blora 4.000 rumah.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorBambang Priyo Jatmiko

Close Ads X